Bangka, 24 September 2026 — Program Pascasarjana Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung melaksanakan Rapat Koordinasi Program Pascasarjana pada Kamis, 24 September 2026. Kegiatan berlangsung pukul 08.00–12.00 WIB bertempat di Ruang Pertemuan Program Pascasarjana IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung.
Rapat dipimpin langsung oleh Direktur Pascasarjana, Prof. Dr. Irawan, M.S.I., dan dihadiri oleh Wakil Direktur Pascasarjana Dr. Wulpiah, M.Ag., para ketua dan sekretaris program studi, Sekretaris LPM, staf Pascasarjana, serta pustakawan Pascasarjana.
Rapat koordinasi tersebut membahas sejumlah agenda penting, meliputi penyusunan Rencana Operasional (RENOP) Pascasarjana, pengajuan jurnal Program Studi Magister Manajemen Pendidikan Islam (MPI) serta persiapan yudisium ke XI Program Pascasarjana.
Pembahasan RENOP Pascasarjana menekankan bahwa Rencana Operasional disusun secara tahunan sebagai instrumen perencanaan dan pengendalian pelaksanaan program kerja Pascasarjana. Untuk periode berikutnya, Rencana Aksi Tahun 2027 akan disusun secara lebih spesifik dengan mengacu pada sasaran, indikator kinerja, program prioritas, serta target yang telah ditetapkan dalam RENOP.
Dokumen RENOP dan Rencana Aksi diharapkan tersusun secara terintegrasi sehingga setiap program memiliki target, indikator keberhasilan, waktu pelaksanaan, penanggung jawab, serta kebutuhan sumber daya yang jelas. Hasil pembahasan rapat selanjutnya menjadi bahan penyempurnaan dan finalisasi RENOP Pascasarjana Tahun 2027 beserta Rencana Aksi Tahun 2027.
.jpeg)
Selain itu, rapat membahas persiapan pelaksanaan yudisium Pascasarjana yang perlu dikoordinasikan lebih lanjut dengan Ketua Panitia Wisuda. Hal tersebut berkaitan dengan batas akhir pendaftaran wisuda yang ditetapkan pada 10 Oktober 2026. Berdasarkan pembahasan sementara, yudisium Pascasarjana direncanakan pada 29 Oktober 2026, dengan Dr. Sriyati Dwi Astuti, M.Pd.I. sebagai koordinator pelaksanaan. Namun, tanggal tersebut masih dalam tahap konfirmasi dan finalisasi.
Dalam persiapan yudisium, Pascasarjana juga akan melakukan komunikasi dengan calon stakeholder yang akan diundang, di antaranya Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota dan Kementerian Agama Kabupaten/Kota. Selain itu, berbagai kebutuhan teknis dan administratif, termasuk konsumsi, kontribusi alumni, serta kebutuhan peserta yudisium, perlu dipersiapkan secara terkoordinasi agar pelaksanaan kegiatan berjalan efektif dan tertib.
Pada bidang publikasi ilmiah, rapat menyepakati bahwa jurnal bidang Manajemen Pendidikan Islam akan menggunakan nama ISLAMIC-GOV (Journal of Islamic Educational Governance and Policy). Jurnal tersebut direncanakan terbit secara triwulanan atau sebanyak empat edisi dalam satu tahun. Pengelolaannya diarahkan untuk mendukung publikasi ilmiah dalam bidang educational governance, educational policy, dan Manajemen Pendidikan Islam.
Rapat juga memberikan perhatian terhadap penguatan sistem penjaminan mutu di lingkungan Pascasarjana. Dr. Dinar Pratama, M.Pd. ditetapkan sebagai Gugus Kendali Mutu (GKM) Program PascasarjanaDwi Haryanti, M.Pd.I. untuk MMPI, Dr. Syarifuddin Idris, M.Pd. untuk MPAI, dan Dr. Ahmad Irvani, M.Ag. untuk MES.. Penguatan kendali mutu akan dilakukan secara berkelanjutan melalui kegiatan yang diarahkan pada peningkatan dan pengendalian mutu Pascasarjana.
Melalui rapat koordinasi ini, Program Pascasarjana IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung terus memperkuat koordinasi antarunsur Pascasarjana, tata kelola program kerja, publikasi ilmiah, pelaksanaan kegiatan akademik, serta sistem penjaminan mutu sebagai bagian dari upaya mendukung penyelenggaraan pendidikan tinggi yang terencana dan berkelanjutan.