Pascasarjana IAIN SAS Babel Terima Dua Buku Karya Dr. H. Ervawi tentang Manajemen dan Pemberdayaan

avatar Ahmad Abdullah
Ahmad Abdullah

25 x dilihat
Pascasarjana IAIN SAS Babel Terima Dua Buku Karya Dr. H. Ervawi tentang Manajemen dan Pemberdayaan

 

Bangka Belitung, 21 Agustus 2026 — Program Pascasarjana IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik (IAIN SAS) Bangka Belitung menerima penyerahan dua buku karya Dr. H. Ervawi, S.Pd., M.Pd., M.M., mantan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sekaligus Dosen Pascasarjana IAIN SAS Bangka Belitung. Penyerahan buku tersebut diterima langsung oleh Direktur Pascasarjana IAIN SAS Bangka Belitung, Prof. Dr. Irawan, M.S.I.

Dua buku yang diserahkan tersebut mengangkat tema manajemen, pemberdayaan masyarakat, kolaborasi, serta pembangunan berkelanjutan. Kehadiran buku-buku tersebut diharapkan dapat memperkaya sumber bacaan dan referensi akademik bagi mahasiswa, civitas akademika, serta masyarakat.

Buku pertama berjudul Manajemen Berjemaah: Perspektif Pemberdayaan Sosial di Indonesia, karya Dr. H. Ervawi, S.Pd., M.Pd., M.M. dan Dr. Hj. Ati Lesmanawati, M.Pd. Buku ini menekankan pentingnya kerja sama dan partisipasi masyarakat dalam pembangunan sosial.

Konsep Manajemen Berjemaah dapat dipahami sebagai gagasan mengenai bagaimana masyarakat mengelola kehidupan dan pembangunan secara bersama-sama dengan mengedepankan nilai partisipasi, solidaritas, kemandirian, dan pemberdayaan sosial. Gagasan tersebut berangkat dari pemikiran bahwa berbagai persoalan sosial di Indonesia tidak cukup diselesaikan hanya dengan mengandalkan pemerintah maupun individu.

Masyarakat perlu ditempatkan sebagai subjek pembangunan, yakni pihak yang memiliki kemampuan untuk mengenali persoalan, merencanakan solusi, melaksanakan kegiatan, sekaligus mengawasi hasil pembangunan. Dengan demikian, pembangunan sosial diharapkan dapat berlangsung secara lebih partisipatif dan berkelanjutan.

Sementara itu, buku kedua karya Dr. H. Ervawi berjudul Manajemen Kaizen and Quintuple Helix Revitalisasi Lingkungan Pesisir. Buku ini membahas pentingnya perbaikan berkelanjutan serta kolaborasi berbagai pihak dalam meningkatkan kualitas organisasi dan pembangunan, khususnya dalam upaya revitalisasi lingkungan pesisir.

Konsep Kaizen menekankan perbaikan yang dilakukan secara terus-menerus, bertahap, dan melibatkan seluruh anggota organisasi. Fokusnya mencakup perbaikan proses kerja, peningkatan kualitas, pengurangan pemborosan, serta penciptaan hasil yang lebih baik. Salah satu pendekatan yang digunakan dalam Kaizen adalah siklus Plan–Do–Check–Act (PDCA).

Selain Kaizen, buku tersebut juga mengangkat pendekatan Quintuple Helix yang menekankan pentingnya kolaborasi lima unsur utama, yaitu pemerintah, perguruan tinggi atau akademisi, dunia usaha/industri, masyarakat, dan lingkungan. Kelima unsur tersebut diharapkan dapat bekerja sama dalam menghasilkan inovasi, mendukung pembangunan berkelanjutan, serta menyelesaikan berbagai persoalan sosial dan lingkungan.

Direktur Pascasarjana IAIN SAS Bangka Belitung, Prof. Dr. Irawan, M.S.I., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Dr. H. Ervawi atas sumbangsih buku yang diberikan kepada Pascasarjana.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada Dr. Ervawi yang telah memberikan buku ini kepada Pascasarjana. Buku-buku ini tentu sangat bermanfaat sebagai media untuk menambah wawasan mahasiswa, civitas akademika, dan masyarakat, khususnya terkait pengetahuan manajemen, pemberdayaan sosial, kolaborasi, serta pembangunan berkelanjutan,” ujar Prof. Dr. Irawan, M.S.I.

Penyerahan buku tersebut menjadi salah satu bentuk kontribusi akademik dalam memperkuat budaya literasi dan pengembangan keilmuan di lingkungan Pascasarjana IAIN SAS Bangka Belitung. Kedua buku diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai bahan bacaan dan referensi yang memberikan wawasan baru bagi mahasiswa maupun civitas akademika dalam memahami berbagai persoalan manajemen, pemberdayaan masyarakat, dan pembangunan berkelanjutan.