Jakarta, 15/7/2026– Direktur Pascasarjana IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung, Prof. Dr. Irawan, M.S.I., menghadiri kegiatan Program Pemberdayaan Alumni Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) yang diselenggarakan oleh Direktorat Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKIN), Kementerian Agama Republik Indonesia. Kegiatan berlangsung selama tiga hari, Senin hingga Rabu, 13–15 Juli 2026, bertempat di Hotel Borobudur Jakarta, Jalan Lapangan Banteng Selatan No. 1, Jakarta Pusat.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari terbentuknya Pengurus Nasional Ikatan Alumni Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (IKA PTKIN) sebagai wadah strategis untuk memperkuat sinergi, kolaborasi, dan kontribusi alumni PTKIN dalam pembangunan bangsa. Melalui program pemberdayaan alumni ini, Direktorat PTKIN berupaya memperkokoh jejaring alumni sekaligus meningkatkan peran aktif mereka dalam mendukung pengembangan pendidikan tinggi keagamaan Islam di Indonesia.
Rangkaian kegiatan diisi dengan Seminar Nasional yang merupakan bagian dari Festival Muharram 1448 H/2026 M mengusung tema "Rekonstruksi Peradaban Islam untuk Membangun Dunia Baru". Seminar menghadirkan berbagai narasumber dari kalangan akademisi, tokoh nasional, dan pemangku kebijakan yang membahas tantangan serta peluang umat Islam dalam membangun peradaban yang adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan dinamika global.
Menteri Agama, Prof. Dr. Nasaruddin Umar, M.Ag, dalam sambutannya pada pembukaan Seminar Nasional ini mengatakan bahwa PTKIN bukan hanya mencetak ilmuwan, tetapi juga intelektual dan cendekiawan. Cendekiawan bukan sekadar menguasai ilmu, tetapi juga mengamalkan ilmunya dan memberikan dampak bagi masyarakat,” tegas Menteri Agama.
Menurut Menag, keberhasilan sebuah PTKIN tidak cukup hanya diukur dari kualitas lulusan, tetapi juga harus dilihat dari kontribusi alumninya terhadap umat, bangsa, dan kemanusiaan.
Direktur Pascasarjana IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung, Prof. Dr. Irawan, M.S.I., menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi momentum penting bagi penguatan jejaring antaralumni PTKIN serta peningkatan kontribusi perguruan tinggi keagamaan Islam dalam menjawab berbagai tantangan zaman.
Menurutnya, pembentukan IKA PTKIN di tingkat nasional merupakan langkah strategis untuk menghimpun potensi alumni yang tersebar di berbagai sektor, sehingga mampu berkolaborasi dalam pengembangan pendidikan, pemberdayaan masyarakat, penguatan ekonomi umat, serta pembangunan bangsa yang berlandaskan nilai-nilai Islam yang moderat.

"Kegiatan ini memberikan ruang bagi para akademisi, alumni, dan pemangku kepentingan untuk bertukar gagasan mengenai rekonstruksi peradaban Islam yang relevan dengan perkembangan dunia saat ini. Sinergi yang terbangun diharapkan mampu melahirkan berbagai inovasi dan kolaborasi nyata bagi kemajuan perguruan tinggi keagamaan Islam serta kemaslahatan masyarakat," ujar Prof. Irawan.
Partisipasi Direktur Pascasarjana IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung dalam kegiatan ini merupakan bentuk komitmen institusi dalam mendukung program-program strategis Direktorat PTKIN, khususnya dalam memperkuat jejaring alumni, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta memperluas kerja sama antarlembaga di tingkat nasional.
Melalui keikutsertaan pada Program Pemberdayaan Alumni PTKI dan Seminar Nasional Festival Muharram 1448 H/2026 M, Pascasarjana IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung diharapkan semakin aktif berkontribusi dalam pengembangan pendidikan tinggi Islam, penguatan peran alumni, serta pembangunan peradaban Islam yang inklusif, moderat, dan berdaya saing di tingkat nasional maupun global.