Bangka Belitung – Pascasarjana IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung menggelar Rapat Pengelola Pascasarjana pada Senin, 6 Juli 2026, bertempat di Ruang Rapat Pascasarjana. Rapat dipimpin langsung oleh Direktur Pascasarjana, Prof. Irawan, M.S.I., sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola kelembagaan serta mempersiapkan berbagai agenda strategis yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat.
Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Direktur Pascasarjana Dr. Wulpiah, M.Ag., Ketua Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam (MPAI) Dr. Indah Kusuma Dewi, M.Pd.I., Sekretaris Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (MPI) Dwi Haryanti, S.Pd.I., M.Pd.I., beserta jajaran dosen dan tenaga kependidikan di lingkungan Pascasarjana IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung.
Dalam arahannya, Prof. Irawan, M.S.I. menegaskan bahwa seluruh pengelola Pascasarjana harus memiliki komitmen yang kuat untuk terus meningkatkan mutu akademik, tata kelola kelembagaan, serta kualitas layanan kepada mahasiswa. Menurutnya, berbagai agenda strategis yang tengah dipersiapkan merupakan langkah penting dalam mewujudkan Pascasarjana yang unggul, adaptif, dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
Rapat membahas enam agenda utama yang menjadi prioritas pengembangan Pascasarjana.
Agenda pertama adalah persiapan Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Semester Ganjil Tahun Akademik 2026/2027. Dalam pembahasan ini disusun berbagai strategi promosi, penguatan layanan administrasi, serta optimalisasi kerja sama dengan berbagai pihak untuk meningkatkan minat calon mahasiswa melanjutkan studi di Pascasarjana.
Agenda kedua membahas persiapan akreditasi Program Studi Magister Ekonomi Syariah (MES). Seluruh tim diminta mempercepat penyempurnaan dokumen akreditasi, melengkapi data dukung, serta memastikan seluruh standar mutu pendidikan telah terpenuhi sesuai ketentuan yang berlaku.
Selanjutnya, rapat juga membahas persiapan akreditasi minimum Program Studi Baru Manajemen Pendidikan Islam (MPI). Pembahasan difokuskan pada kesiapan dokumen, kurikulum, sumber daya manusia, dan sarana pendukung sebagai syarat pemenuhan akreditasi minimum bagi program studi baru.
Agenda berikutnya adalah persiapan pembukaan Program Doktor (S3) Studi Islam. Rencana pembukaan program doktor ini menjadi salah satu prioritas pengembangan Pascasarjana sebagai bentuk peningkatan kapasitas kelembagaan dalam menyediakan layanan pendidikan pada jenjang yang lebih tinggi. Berbagai aspek, mulai dari kesiapan dosen, kurikulum, hingga persyaratan administratif, menjadi fokus pembahasan dalam rapat tersebut.
Selain itu, rapat juga membahas penyusunan Pedoman Akademik Pascasarjana Tahun 2027. Pedoman ini diharapkan menjadi acuan dalam penyelenggaraan proses akademik yang lebih berkualitas, efektif, dan sesuai dengan perkembangan regulasi pendidikan tinggi serta kebutuhan masyarakat.
Agenda terakhir membahas penataan homebase dosen Pascasarjana sebagai bagian dari penguatan tata kelola sumber daya manusia. Penataan homebase dosen diharapkan dapat mendukung peningkatan kualitas penyelenggaraan program studi, pemenuhan standar akreditasi, serta pengembangan tridarma perguruan tinggi secara berkelanjutan.
Menutup rapat, Prof. Irawan, M.S.I. mengajak seluruh pengelola untuk terus membangun sinergi, meningkatkan koordinasi, serta bekerja secara profesional dalam menyukseskan seluruh program yang telah direncanakan. Ia berharap setiap unit dapat menjalankan tugas dan tanggung jawabnya secara optimal sehingga target-target strategis Pascasarjana dapat tercapai sesuai dengan waktu yang telah ditetapkan.
Rapat berlangsung dalam suasana yang aktif, konstruktif, dan penuh semangat kebersamaan. Berbagai masukan, saran, serta langkah tindak lanjut yang disepakati menjadi komitmen bersama seluruh pengelola dalam mendukung peningkatan mutu dan pengembangan Pascasarjana IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung menuju institusi pendidikan tinggi yang semakin unggul, profesional, dan berdaya saing.
Top of Form
Bottom of Form