Peneliti IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung Laksanakan Penelitian Berbasis Luaran (Outcome) Litapdimas Tahun 2026

avatar Wahyu Anggara
Wahyu Anggara

7 x dilihat
Peneliti IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung Laksanakan Penelitian Berbasis Luaran (Outcome) Litapdimas Tahun 2026

Yogyakarta–Jakarta – Dalam rangka mendukung pengembangan riset yang berorientasi pada luaran (outcome) dan memberikan kontribusi nyata terhadap penguatan ilmu pengetahuan serta pengembangan kebijakan di bidang ekonomi syariah, tim peneliti IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung melaksanakan kegiatan Penelitian Berbasis Luaran (Outcome) Litapdimas Tahun 2026 dengan judul "Determinants of Business Sustainability of Medium Enterprises in Malaysia, Indonesia and Southern Thailand."

Penelitian ini diketuai oleh Plt. Ketua Program Studi Magister Ekonomi Syariah (MES), Dr. Wulpiah, M.Ag., dengan Reka Meilani, M.M. sebagai anggota peneliti. Kegiatan penelitian dilaksanakan melalui pengumpulan data lapangan dan penguatan jejaring kelembagaan pada sejumlah instansi yang memiliki peran strategis dalam pengembangan usaha menengah di Indonesia.

Tahap pertama penelitian berlangsung pada 17–20 Mei 2026 bertempat di Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Daerah Istimewa Yogyakarta. Pada kegiatan tersebut, tim peneliti melakukan pengumpulan data, diskusi ilmiah, serta wawancara dengan para pemangku kepentingan terkait kebijakan pemberdayaan usaha menengah. Berbagai informasi yang diperoleh menjadi bahan penting dalam menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi keberlanjutan (business sustainability) pelaku usaha menengah, khususnya dalam menghadapi tantangan ekonomi yang semakin dinamis.

Selanjutnya, penelitian dilanjutkan pada 20–23 Mei 2026 di Suku Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Jakarta Selatan, DKI Jakarta. Pada tahap ini, tim peneliti memperluas cakupan pengumpulan data melalui koordinasi dan wawancara dengan pejabat serta pelaku usaha yang menjadi binaan instansi tersebut. Data yang diperoleh diharapkan mampu memberikan gambaran komprehensif mengenai praktik pengembangan usaha menengah di Indonesia sebagai bagian dari studi komparatif bersama Malaysia dan Southern Thailand.

Penelitian ini mengkaji berbagai determinan yang memengaruhi keberlanjutan usaha menengah, di antaranya aspek kebijakan pemerintah, akses terhadap pembiayaan, inovasi bisnis, transformasi digital, kualitas sumber daya manusia, serta penguatan jejaring usaha. Hasil penelitian diharapkan dapat menghasilkan rekomendasi akademik maupun kebijakan yang relevan dalam mendukung peningkatan daya saing dan keberlanjutan usaha menengah di kawasan Asia Tenggara.

Ketua Peneliti, Dr. Wulpiah, M.Ag., menyampaikan bahwa penelitian berbasis luaran ini tidak hanya bertujuan menghasilkan publikasi ilmiah bereputasi, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan kebijakan dan praktik pemberdayaan usaha menengah.

"Melalui penelitian ini kami berupaya menghasilkan rekomendasi yang berbasis data empiris sehingga dapat menjadi rujukan bagi pemerintah, akademisi, maupun pelaku usaha dalam merumuskan strategi keberlanjutan usaha menengah, khususnya di Indonesia dan kawasan Asia Tenggara," ujarnya.

Keterlibatan Reka Meilani, M.M. sebagai anggota peneliti turut memperkuat proses analisis data dan penyusunan rekomendasi ilmiah sehingga hasil penelitian diharapkan memiliki kualitas akademik yang tinggi sekaligus memberikan manfaat praktis bagi para pemangku kepentingan.

Pelaksanaan penelitian ini merupakan bagian dari komitmen IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung dalam meningkatkan budaya riset yang berkualitas, kolaboratif, dan berdampak melalui program Litapdimas Tahun 2026. Melalui penelitian berbasis luaran, institusi terus mendorong para dosen untuk menghasilkan karya ilmiah yang tidak hanya memenuhi capaian akademik, tetapi juga mampu memberikan solusi terhadap berbagai persoalan pembangunan ekonomi dan pemberdayaan masyarakat.

Dengan terlaksananya kegiatan penelitian ini, diharapkan lahir berbagai luaran strategis berupa publikasi ilmiah bereputasi, rekomendasi kebijakan, penguatan jejaring kerja sama internasional, serta kontribusi nyata dalam pengembangan ekosistem usaha menengah yang berkelanjutan di Indonesia, Malaysia, dan Southern Thailand.