Bangka – Program Pascasarjana IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung menyelenggarakan Workshop Tata Kelola Program Studi Magister Ekonomi Syariah (MES) selama tiga hari, pada Rabu–Jumat, 29–31 Oktober 2025, bertempat di Asrama Haji Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai ini merupakan bagian dari upaya strategis Program Pascasarjana dalam memperkuat tata kelola Program Studi Magister Ekonomi Syariah sekaligus mempersiapkan berbagai dokumen pendukung menuju Akreditasi Unggul.
Workshop diikuti oleh pimpinan Program Pascasarjana, pengelola Program Studi Magister Ekonomi Syariah, dosen, tenaga kependidikan, serta tim penyusun dokumen akreditasi. Selama tiga hari pelaksanaan, peserta memperoleh pendampingan intensif dari narasumber Dr. Muhammad Ghafur Wibowo, S.E., M.Sc., yang memiliki kompetensi di bidang tata kelola dan akreditasi pendidikan tinggi.
.png)
Hari Pertama: Penguatan Pemahaman Instrumen Akreditasi
Kegiatan pada hari pertama, Rabu (29/10/2025), diawali dengan registrasi peserta pada pukul 07.30–08.00 WIB, kemudian dilanjutkan dengan pembukaan, pembacaan doa, serta sambutan dari pimpinan.
Direktur Program Pascasarjana IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung, Prof. Dr. Hadarah, M.Ag., dalam sambutannya menegaskan bahwa peningkatan kualitas tata kelola Program Studi Magister Ekonomi Syariah merupakan langkah strategis untuk mewujudkan akreditasi unggul. Menurut beliau, seluruh sivitas akademika perlu memiliki komitmen bersama dalam membangun budaya mutu melalui penguatan tata kelola, peningkatan kualitas akademik, serta penyempurnaan dokumen akreditasi. Beliau berharap workshop ini mampu menghasilkan berbagai rekomendasi dan langkah nyata yang dapat mempercepat pencapaian target tersebut.
Sementara itu, Rektor IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung yang diwakili oleh Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kelembagaan, Prof. Dr. Hatamar, M.Ag., menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya workshop. Dalam sambutannya beliau menekankan bahwa akreditasi unggul merupakan indikator kualitas institusi yang harus diwujudkan melalui kerja sama seluruh unsur perguruan tinggi. Setelah memberikan sambutan, beliau secara resmi membuka kegiatan Workshop Tata Kelola Program Studi Magister Ekonomi Syariah.
Usai pembukaan, peserta mengikuti sesi coffee break sebelum memasuki materi utama. Sesi pertama mengangkat tema "Orientasi Pemahaman Instrumen Akreditasi Unggul LAMEMBA" yang disampaikan oleh Dr. Muhammad Ghafur Wibowo, S.E., M.Sc. Dalam paparannya, narasumber menjelaskan secara komprehensif mengenai standar, indikator, serta instrumen penilaian yang digunakan dalam proses akreditasi LAMEMBA. Peserta juga memperoleh pemahaman mengenai pentingnya kesesuaian antara dokumen, implementasi program, serta bukti pendukung sebagai dasar penilaian asesor.
Setelah istirahat dan makan siang, kegiatan dilanjutkan dengan materi kedua bertajuk "Analisis Syarat Perlu Akreditasi Unggul". Pada sesi ini, Dr. Ghafur menguraikan berbagai persyaratan mendasar yang harus dipenuhi oleh program studi untuk memperoleh predikat akreditasi unggul. Diskusi berlangsung aktif dengan membahas berbagai tantangan yang dihadapi program studi serta strategi penyelesaiannya, sehingga peserta memperoleh gambaran yang lebih jelas mengenai langkah-langkah yang perlu dilakukan dalam proses peningkatan mutu.
Hari Kedua: Pendalaman Dokumen Akreditasi
Memasuki hari kedua, Kamis (30/10/2025), kegiatan difokuskan pada penyusunan dokumen akreditasi, khususnya Data Kinerja Program Studi (DKPS) dan Dokumen Evaluasi Diri (DED).
Sesi pertama membahas "Analisis Kelengkapan Pengisian Tabel DKPS" yang kembali dipandu oleh Dr. Muhammad Ghafur Wibowo, S.E., M.Sc. Narasumber memberikan penjelasan mengenai teknik pengisian DKPS yang benar, pentingnya validitas data, serta konsistensi antara data kuantitatif dan dokumen pendukung. Peserta juga diajak mengidentifikasi berbagai kekurangan dalam data yang dimiliki agar dapat segera dilakukan penyempurnaan.
Setelah coffee break, kegiatan dilanjutkan dengan materi "Penulisan Narasi Dokumen Evaluasi Diri (DED)". Pada sesi ini peserta memperoleh bimbingan mengenai teknik penyusunan narasi yang sistematis, objektif, dan berbasis data. Narasi DED diharapkan mampu menggambarkan kondisi nyata program studi sekaligus menunjukkan berbagai capaian, praktik baik, dan strategi pengembangan yang dimiliki.
Pada sesi sore, workshop berlangsung dalam bentuk diskusi dan pendampingan intensif. Peserta bersama narasumber dan tim penyusun melakukan telaah terhadap narasi DED yang telah disusun, kemudian memperbaiki berbagai bagian yang masih memerlukan penguatan. Proses ini dilakukan agar dokumen yang dihasilkan memenuhi standar mutu dan mampu merepresentasikan kondisi Program Studi Magister Ekonomi Syariah secara komprehensif.
Hari Ketiga: Finalisasi Dokumen Menuju Akreditasi Unggul
Kegiatan pada hari terakhir, Jumat (31/10/2025), difokuskan pada penyempurnaan seluruh dokumen akreditasi yang telah disusun selama workshop.
Sesi pagi diawali dengan materi "Perbaikan Narasi DED dan Isian DKPS" yang kembali dipandu oleh Dr. Muhammad Ghafur Wibowo, S.E., M.Sc. Pada kesempatan tersebut, narasumber memberikan masukan secara langsung terhadap narasi maupun data yang telah disusun peserta. Berbagai perbaikan dilakukan agar setiap bagian dokumen memiliki kesesuaian, kejelasan, serta mampu menggambarkan kinerja program studi secara optimal.
Setelah coffee break, kegiatan dilanjutkan dengan sesi "Finalisasi Dokumen DED dan DKPS" yang dipandu oleh tim penyusun bersama narasumber. Peserta menyempurnakan seluruh dokumen melalui proses verifikasi data, penyelarasan narasi, serta revisi akhir sebelum dokumen dipersiapkan untuk proses akreditasi. Suasana diskusi berlangsung aktif karena setiap peserta berkontribusi dalam memberikan masukan terhadap dokumen yang sedang disusun.
Setelah istirahat dan makan siang, kegiatan ditutup dengan penyampaian ucapan terima kasih dari panitia kepada seluruh narasumber dan peserta atas partisipasi aktif selama workshop berlangsung. Penutupan tersebut menandai berakhirnya rangkaian kegiatan Workshop Tata Kelola Program Studi Magister Ekonomi Syariah yang telah berjalan dengan lancar selama tiga hari.
.png)
Melalui workshop ini, Program Pascasarjana IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung semakin memperkuat komitmennya dalam membangun tata kelola program studi yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada budaya mutu. Hasil pendampingan berupa penyempurnaan Dokumen Evaluasi Diri (DED) dan Data Kinerja Program Studi (DKPS) diharapkan menjadi fondasi yang kuat dalam menghadapi proses akreditasi, sekaligus mendukung terwujudnya Program Studi Magister Ekonomi Syariah yang unggul, adaptif, dan berdaya saing di tingkat nasional maupun internasional.