Bangka, 25/6/2026. Direktur Pascasarjana IAIN SAS Babel, Prof. Dr. Irawan, M.S.I. mewawancarai Calon Pejabat Akademik Perangkat Rektor (Tahap III). Ada tiga posisi yang diisi di Pascasarjana, yaitu Calon Wakil Direktur Pascasarjana, Calon Kaprodi, dan Calon Sekretaris Prodi, Kamis, 25/6/2026.
Wawancara tersebut merupakan tahap akhir dari proses penjaringan terbuka pejabat pelaksana akademik, yang diselenggarakan secara transparan dan kompetitif oleh panitia seleksi penjaringan. Ketua Panitia Penjaringan, Dr. H. Yayat Supriyadi, M.Si yang juga Kepala Biro AUAK IAIN SAS Babel menyebutkan bahwa kandidat yang diwawancarai merupakan dosen tetap yang telah memenuhi persyaratan dan lolos seleksi administrasi verifikasi berkas.
Ia mengatakan, penjaringan tersebut didasarkan pada Peraturan Menteri Agama (PMA) Nomor 8 Tahun 2020 tentang Statuta IAIN SAS Babel. Rektor akan menetapkan pejabat terpilih usai seluruh hasil wawancara, ujarnya.
Proses wawancara berlangsung dengan mempertimbangkan kompetensi, rekam jejak, integritas, loyalitas dan komitmen, serta kemampuan manajerial masing-masing kandidat.

Hasil dari tahapan ini nantinya akan menjadi salah satu dasar penetapan pejabat baru di lingkungan kampus dan pengangkatan pejabat tersebut merupakan hak prerogatif Rektor, imbuhnya.
Melalui seleksi tersebut, pihak kampus berharap dapat melahirkan jajaran pimpinan yang solid dan mampu membawa IAIN semakin maju, unggul, dan kompetitif baik di tingkat nasional maupun internasional.
Rektor IAIN SAS Babel, Prof. Dr. H. Janawi, M.Ag yang diwakili oleh Wakil Rektor I, Dr. H. Iskandar, S.H., S.Ag., M.Hum., MIFA dalam pengarahan sebelum diwawancara mengapresiasi seluruh peserta yang telah mengikuti tahapan seleksi hingga memasuki proses wawancara.
Menurutnya, partisipasi para dosen dalam pencalonan ini menunjukkan semangat dan kepedulian terhadap kemajuan institusi.
“Melalui proses wawancara ini, kami berharap dapat memperoleh pemimpin-pemimpin akademik yang mampu membawa inovasi, meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, serta memperkuat tata kelola yang baik di lingkungan fakultas dan program studi,” ujarnya.(*)