PASCASARJANA.IAINSASBABEL.AC.ID-PANGKALPINANG. Pemanfaatan Google for Education di lingkungan IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung dimulai dengan kerjasama melalui penandatanganan MoU (Memorandum of Understanding) oleh Rektor IAIN SAS Bangka Belitung yang diwakili oleh Wakil Rektor I Prof. Dr. H. Hatamar, M.Ag. dengan Arya Sanjaya, S.T., M.Kom. Direktur Utama PT. Duta Digital Informatika (DUGI Indonesia), Partner Google for Education di Indonesia, bertempat di Puri 56 Pangkapinang, Kamis (20/7/2023).
DUGI merupakan mitra resmi Google yang mengembangkan dan mewujudkan layanan publik dan korporasi kelas dunia melalui dukungan teknologi yang disumbangkan oleh Google.
Dalam sambutannya, Rektor IAIN SAS Babel pada kesempatan ini diwakili oleh Wakil Rektor I Prof. Dr. H. Hatamar, M.Ag menyambut baik kerja sama dengan PT. Duta Digital Informatika. Ia mengatakan kerja sama ini merupakan langkah strategis dalam rangka menyambut era digital.
“Ini merupakan langkah strategis dan inovasi yang patut dihargai. Saya ingin mengucapkan selamat atas penandatanganan MoU ini,” kata Hatamar.
Selanjutnya, MoU diturunkan dalam bentuk Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Program Pascasarjana IAIN SAS Babel dengan PT. Duta Digital Informatika (Dugi) tentang Pengembangan dan Penggunaan Layanan Pendidikan Berbasis Google for Education di Program Pascasarjana Institut Agama Islam Negeri Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung yang ditandatangani oleh Direkur Pascasarjana Prof. Dr. Hadarah, M.Ag. dengan Direktur PT. Duta Digital Informatika (DUGI Indonesia) Julio Sandjaya, S.E., M.Kom .
Sementara itu, Arya Sanjaya mengatakan bahwa Google for Education sudah hadir di Indonesia sejak tahun 2017 yang membantu transformasi pendidikan di Indonesia.
Ia memaparkan Google for Education terdiri dari tiga pilar, pertama perangkat Chrome, kemudian platfom pembelajaran Google Workspace for Education, serta memberi pelatihan kepada Dosen untuk bisa membantu proses digitalisasi pendidikan.
Menurutnya, transformasi digitalisasi pendidikan sudah menjadi satu keharusan karena akan terus mengubah proses belajar mengajar hingga ke depannya Kemajuan teknologi mengubah pola yang selama ini sudah dijalankan dalam proses belajar dan mengajar.
Sehingga kata dia, transformasi digitalisasi pendidikan sudah menjadi satu keharusan karena akan terus mengubah proses belajar mengajar hingga ke depannya.
"Semoga bisa terus bermanfaat bagi rekan-rekan di IAIN SAS Babel dan tentunya agar pendidikan di perguruan tinggi terus maju sehingga menjadi yang terdepan," tandasnya.
Turut hadir dalam acara Penandatanganan MoU dan PKS tersebut diantaranya Wakil Rektor III Dr. H. Muh Misdar, M.Ag., Kepala Biro AUAK Drs. H. Eramli Jantan Abdullah, M.M, Wakil Direktur Pascasarjana, Kaprodi MES, Kaprodi dan Sekprodi MPAI serta Dosen Homebase Pascasarjana dan Dosen IAIN SAS Bangka Belitung.
Penulis: Tong Hari | Editor: Turmuzi