Bangka Belitung, 21 Oktober 2026 – Program Pascasarjana Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung melaksanakan pembahasan terkait persiapan Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Program Studi S3 Studi Islam. Pembahasan ini menjadi bagian dari upaya mematangkan kesiapan akademik, kurikulum, serta berbagai persyaratan yang diperlukan dalam penyelenggaraan program doktoral tersebut.
Dalam pembahasan tersebut, salah satu poin penting yang menjadi perhatian adalah rencana dimulainya perkuliahan aktif pada semester genap tahun 2027. Persiapan penyelenggaraan perkuliahan perlu dilakukan secara terencana agar pelaksanaan pendidikan dapat berjalan dengan baik dan sesuai dengan kebutuhan akademik program studi.
Selain itu, pembahasan juga menyoroti mata kuliah konsentrasi yang perlu disesuaikan dengan ketersediaan sumber daya manusia (SDM) yang dimiliki. Penentuan mata kuliah konsentrasi menjadi aspek penting agar proses pembelajaran didukung oleh tenaga pengajar yang kompeten dan sesuai dengan bidang keahliannya.
Dari sisi kurikulum, peserta pembahasan menekankan perlunya peninjauan kembali terhadap struktur kurikulum program studi, terutama terkait ketersebaran mata kuliah. Peninjauan ini diperlukan untuk memastikan bahwa susunan mata kuliah tersusun secara proporsional, sistematis, dan mendukung pencapaian kompetensi lulusan.
Jumlah satuan kredit semester (SKS) juga menjadi salah satu aspek yang perlu dipertimbangkan. Mata kuliah yang masih bersifat terlalu umum diharapkan dapat lebih dispesifikkan agar materi pembelajaran memiliki fokus yang jelas dan relevan dengan karakteristik keilmuan Program Studi S3 Studi Islam.
Terkait mata kuliah konsentrasi, rancangan mata kuliah tersebut telah dikonsultasikan dengan pakar. Untuk tahap awal penyelenggaraan program studi, jumlah mata kuliah konsentrasi disarankan tidak terlalu banyak, sehingga pelaksanaannya dapat disesuaikan dengan kebutuhan akademik serta ketersediaan tenaga pengajar.

Hal lain yang turut menjadi perhatian adalah persyaratan tes Test of English as a Foreign Language (TOEFL). Tes TOEFL ini dilakukan pada seleksi masuk Program S3 untuk mengukur sejauhmana kemampuan bahasa Inggris calon mahasiswa.
Melalui pembahasan ini, Program Pascasarjana IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung diharapkan dapat mempersiapkan penyelenggaraan Program Studi S3 Studi Islam secara lebih matang, baik dari aspek kurikulum, sumber daya manusia, struktur pembelajaran, maupun persyaratan akademik.
Berbagai masukan yang dihimpun dalam pembahasan tersebut menjadi bahan pertimbangan untuk menyempurnakan persiapan program studi, sehingga pelaksanaan perkuliahan yang direncanakan pada semester genap tahun 2027 dapat berjalan secara terarah dan mendukung peningkatan mutu pendidikan di lingkungan Pascasarjana IAIN SAS Babel.